6 Jenis Kambing Kurban yang terkenal di Indonesi
Saat menjelang Idul Adha yang dibutuhkan bukan baju baru atau
alas kaki baru melainkan hewan qurban. Menyembelih hewan qurban merupakan momen
penting yang tidak bisa dilewatkan selama Idul Adha dan salah satu hewan
langganan qurban adalah kambing. Harga kambing jauh lebih terjangkau bila
dibandingkan dengan sapi atau kerbau.
Jangan
berpikiran bahwa kambing itu sama saja semuanya. Pasalnya, di Indonesia ada
cukup banyak jenis kambing yang biasa dikurbankan. Ingin tahu 10 jenis
kambing kurban di Indonesia?
1. Kambing Jawarandu

Jenis kambing kurban di Indonesia yang pertama ada kambing jawarandu.
Kambing ini punya nama lain selain jawarandu, yaitu bligon, gumbolo, kacukan,
dan koplo. Sedikit sejarah tentang kambing jawarandu, kambing ini merupakan
kambing ternak hasil persilangan antara kambing kacang dan kambing
peranakan etawa. Makanya, bentuk fisik kambing jawarandu agak mirip kambing kacang
walaupun lebih besar.
Ciri-ciri kambing ini adalah tubuhnya cenderung lebih mungil daripada
kambing-kambing lainnya. Bobot kambing dewasanya hanya berkisar 40 kg
saja. Baik jantan maupun betina, kambing jawarandu memiliki dua tanduk
kecil di atas kepalanya. Bentuk telinga kambing jawarandu lebar, panjang, dan
terkulai di samping wajahnya.
Tak hanya makan rumput tanah seperti kambing kacang, sehari-harinya
kambing jawarandu mengonsumsi rumput, daun pohon, dan pakan ternak. Tipe
kambing ini adalah pedaging dan penghasil susu. Jadi, pastinya kambing
jawarandu cocok banget buat dijadikan kambing kurban, ya.
2. Kambing Kacang

Jenis kambing kurban di Indonesia yang terpopuler ke-2 adalah kambing
kacang. Kambing ini merupakan indukan dari kambing jawarandu yang sebelumnya
kami bahas di atas. Kambing kacang telah dibudidayakan oleh sebagian besar
orang Indonesia, jadi bisa dibilang kalau kambing kacang ini merupakan kambing
ras unggul dan merupakan yang pertama kali dikembangbiakkan di Indonesia.
Tinggi gumba kambing kacang
dewasa adalah sekitar 65 cm dengan bobot 20 – 30 kg saja, setengah kali
lebih kecil dari peranakannya yaitu kambing jawarandu. Ciri-ciri lainnya dari
kambing kacang adalah tubuhnya yang mungil dan kepalanya yang kecil juga.
Berbeda dengan jawarandu yang telinganya jatuh, kambing kacang memiliki telinga
yang kecil dan tegak.
3. Kambing Etawa

Ciri-ciri kambing etawa selain tinggi adalah telinganya panjang, lebar,
dan jatuh. Lalu, dahi hingga tulang hidungnya maju seperti ikan louhan. Lalu, ada dua
tanduk kecil di atas dahinya baik kambing jantan atau pun betina. Kambing ini
memiliki dua tipe, yaitu tipe penghasil susu dan pedaging.
4. Kambing Boer

Dibandingkan
dengan kambing – kambing lainnya, karkas kambing boer jauh lebih tinggi karena
mencapai 50% dari bobot tubuhnya. Karkas adalah bagian tubuh yang telah
disembelih secara halal, dikuliti, dikeluarkan jeroannya, dipisahkan kepala dan
kaki, serta lemaknya yang berlebih. Bagus banget buat kurban.
Tidak
sulit membandingkan kambing boer, tubuhnya lebar, panjang ,dan gemuk. Warna
bulunya putih, tapi kadang ada yang bercorak coklat juga. Telinga kambing ini
turun karena sangat lebar dan panjang. Ciri lainnya adalah kakinya pendek.
5. Kambing Muara

Kambing ini dinamakan sesuai daerah asalnya,
yaitu Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara.
Secara fisik, kambing muara terlihat gagah dengan tinggi tegap tubuhnya dan
warnanya yang coklat dengan sedikit aksen hitam.
6.
Kambing Gembrong

Kambing ini
kelihatannya hangat sekali dengan semua bulu itu, ya ? Namanya adalah kambing
gembrong, kambing asal kabupaten Karangasem, Bali. Kambing ini jika dilihat
sepintas mirip seperti anjing yang sangat besar karena bulunya yang super
panjang. Selain panjang, bulu kambing ini menutupi seluruh tubuhnya, bahkan
wajahnya juga tertutup ole bulu.

Nah...ngomong-ngomong
masalah kambing...saya jadi teringat dengan Paket Aqiqah Kediri Kepung , pilihan
pmenu paket kambingnya bervariasi. Kita bisa memilih sesuai keinginan kita. Dan
olahan kambingnya higienis serta kemasannya bersih .
Komentar
Posting Komentar